SURABAYA – Jatim Media Circle (JMC) menyatakan kesiapannya terhadap berbagai kegiatan masyarakat Jawa Timur yang memerlukan dukungan publikasi.
Hal tersebut mampu dilakukan JMC, karena lembaga tersebut mengelola lebih dari 5 media online dan memiliki jaringan puluhan media online se Provinsi Jawa Timur.
JMC telah menunjuk wartawan senior Andy Setiawam sebagai Direktur Jatim Media Circle yang akan memimpin organisasi itu untuk melayani Jawa Timur dalam hal publikasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dewan Penasehat BMC, Budi Purnomo Karjodihardjo megatakan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/4/2025).
Profil Singkat Direktur JMC Andy Setiawan
Untuk berdiskusi dan berkomunikasi langsung seputar masalah pemberitaan dengan Andy, dapat menghubungi WA Center: 0818-533-234
Tentang Jatim Media Cènter (BMC)
Andy Setyawan mengatakan JMC menargetkan mengelola 15 media online di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2025 ini, baik yang mandiri maupun kerja sama dengan pihak investor.
Baca Juga:
Pameran Kanton ke-139 mencetak rekor baru dalam jumlah kehadiran pembeli luar negeri
Hisense Luncurkan XR10: Proyektor Premium yang Hadirkan Pengalaman Sinematik di Rumah
Saat ini setidaknya sudah ada sebanyak 7 media online yang dikelola Jatim Media Center, antara lain:
1. Jatimraya.com
2. Hellojatim.com
3. Surabayaonline.co
4. Hallosurabaya.com
5. Surabaya.on24jam.com
6. Surabayaonline.com
7. Harianmalang.com
“Untuk jaringan media online se Jatim, JMC juga punya puluhan media online yang juga siap mengelola berbagai isu komunikaai di berbagai media,” kata Anfy
Baca Juga:
“Now Is Your Spark”: Huawei Dukung Pengguna Kendalikan Hidup dengan Teknologi untuk Seluruh Skenario
USANA Adakan Spa & Wellness Retreat Inspiratif Untuk Mendukung Perempuan di Asia Pasifik
Andy mengatakan JMC juga sudah menjalin kerja sama dengan usaha jasa siaran pers Persrilis.com yang menghandle 175 media online berbagai segmentasi.
Pokoknya, kata Andy, JMC siap membantu mewujudkan program reputasi, termasuk perbaikan citra (image restoration) dan pemulihan nama baik untuk tokoh-tokoh Jatim.***








